Galeri Nouvelle Akan Membuat Buku Kedua
Biografi Penulis
Saya Guruh Az Zikrulloh dilahirkan di Bekasi pada Tanggal 4 Januari 1997 dengan kedua orang tua yang bernama Bapak H. Sugandi Anwar dan Ibu Turyati yang sudah berhasil membesarkan anak-anaknya sampai saat ini, yang memberikan arti kehidupan yang tidak berbau materi. Saya sangat bangga kepada kedua orang tua yang sudah memberikan ilmu yang bermanfaat untuk agama dan bangsa ini, hanya ini yang bisa saya berikan untuk kedua orang tua saya yang sudah saya tuangkan kedalam buku ini, yang beliau berikan ilmu tentang pandangan hidup.
Profesi bapak saya sebagai pensiunan pemerintah dan beliau melanjutkan mengajar di Sekolah SMK sebagai guru kejuruan mesin dan ibu saya sebagai pensiunan guru SDN, “yang saya harapkan untuk kedua orang tua sehat selalu ya pah dan mah, bahagia selalu jangan terlalu cepat menjadi menua, anak mu ini butuh bimbingan dari papah dan mamah yang selalu mendoakan anaknya dan selalu memberikan terbaik”.
Saya anak ketiga dari empat saudara 3 laki 1 perempuaan. Saya pernah duduk di bangku perkuliahan Universitas Pelita Bangsa pada tahun 2015 jurusan Arsitektur kelulusan tahun 2021. Saya mencoba menulis dan mempelajari yang saya dapat di waktu bangku perkuliahan dan lingkungan masyarakat.
Assalamualaikum Wr. Wb
Alhamdulilah, segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa memberikan pengalaman hidup dan inspirasi kehidupan hingga saya bisa melanjutkan menulis dari terusan buku pertama saya, mampu menyelesaikan buku "Dinamika Kehidupan" tentang kumpulan puisi kehidupan, dan saya meneruskan menulis pada buku pertama dan akan kubuat novel pada buku kedua yang bertema "Berpetualangan Dinamika Kehidupan" yang ku tulis dari hati bukan pikiran, menggambarkan mencari harta karun berisikan "Ketenangan".
Terimakasih yang sedalam - dalamnya kepada kedua orang tua dan kaka saya yang telah memberikan inspirasi tentang kehidupan dan arahan kehidupan yang dipenuhi dinamika, dengan sabar memberikan dukungan moril dalam setiap tahapan kata-kata yang saya tulis dalam proses pembuatan buku pertama dan kedua.
Buku yang anda baca ini merupakan buku yang saya tulis dalam hati bukan pikiran yang saya lihat di dalam kehidupan yang dipenuhi dinamika, semoga buku ini memberikan hal positif bagi yang pembaca dan berguna untuk masyarakat.
Saya pribadi mengucapkan terimakasih banyak atas pembaca buku ini, dan tentu tidak lupa saya harapkan kritik dan saran agar saya senantiasa belajar tentang kosah kata yang benar.
Kutipan yang ku sukai "Kau bisa menyebutku bodoh, dan aku tersenyum. Aku tak ingin berkarya dengan melakukan hal-hal yang membuatku egois dalam perkataanmu".
Kata Ku Dari Hati Bukan
Pikiran
Anda masih ingat tidak? apa-apa saja yang bisa anda bawa ketika meninggal ke akhirat? Kata Rasulullah saw, ketika seseorang meninggal maka ada yang tetap di bawa ke akhirat, yaitu berupa pahala. Yah, pahala amal jariah, pahala doa dari anak saleh & salehah, dan ilmu yang bermanfaat.
Tetapi saya hanya menulis buku? Maka siapa saja yang membaca buku & mendapatkan manfaat dari buku tersebut, maka pahala akan terus mengalir ke rekening akhirat. Kenapa tidak menulis buku untuk mempersiapkan kehidupan di akhirat kita? Inilah kata-kata yang bisa mengubah pola pikir saya untuk mewujudkan menulis tentang buku impian.
Pasang telinga, buka mata, dan kuatkan perasaan (Qolbu), namun kadang ide juga datang ketika mendengar, melihat, atau merasakan sebuah perasaan yang sangat fantastis, terharu, senang, kuat, dan lainnya.
Perubahan pola pikir yang terjadi di kalangan remaja turut menjadi salah satu faktor penyebab dari masuknya budaya-budaya baru. Selain itu juga yang terjadi saat ini adalah munculnya generasi-generasi penerus yang lemah termasuk saya hehe... yaitu generasi pesimis, yang mana sangat rentan dalam menghadapi setiap masalah kehidupan yang ada, dalam buku ini bertema "Berpetualangan Dinamika Kehidupan". Menggambarkan menjajaki dalam era dimana kita beranjak dalam sebuah kedewasaan untuk mengubah pola pikir agar hidup lebih baik lagi, sampai pada bagaimana caranya mengubah pola pikir agar hidup dalam ketenangan bukan lagi tentang kebahagiaan garis besarnya "Hidup lebih baik lagi". Sampai pada bagimana caranya mengubah virus kegalauan yang di rasakan sebagai peluang untuk mendapatkan hidayah dari sang pencipta.
Mengembalikan segala sesuatunya kepada Allah Swt. Mengubah pola pikir, mengubah masalah menjadi sebuah anugerah. Menjadikan pribadi-pribadi yang memiliki karakter yang kuat. Yakinkan bahwa setiap masalah yang terjadi berasal dari Allah Swt, bisa sebagai ujian atau azab. Kuncinya adalah evaluasi dan intropeksi diri dengan bersabar serta bersyukur, bertobat dan istigfar. Satu hal yang pasti yaitu "Tidak ada ujian atau masalah di luar batas kemampuan hambanya.
Mohon maaf bukannya saya ingin menggurui hehe... saya ingin berbagi atau bercerita dalam petualangan dinamikanya kehidupan yang ingin menemukan harta karun "Hidup lebih baik lagi" dalam membuat buku ini saya meneruskan pada buku pertama saya yang bertema "Dinamika Kehidupan" tentang sekumpulan puisi tentang kehidupan yang akan saya teruskan dalam buku novel ini bertema "Berpetualangan Dinamika Kehidupan" sebuah karya yang menggugah hati dan pikiran, yang penuh inspirasi dan cinta. Buku ini berisikan konsep yang menarik tentang petualangan kehidupan yang penuh dinamika. Dalam buku ini pembaca akan di bawa dalam petualangan menggali makna kehidupan melalui berbagai aspek, baik itu dari segi kebahagian, kesedihan, keberhasilan, maupun kegagalan & Percintaan. Mohon maaf jika terjadi kesalahan dari segi kosa kata atau ungkapan yang saya tulis.
Sinopsis Berpetualangan Dinamika Kehidupan
Cerita buku ini tentang seorang laki-laki muda mau beranjak umur 28 tahun, dengan mimpi yang berubah-ubah dan penuh harapan. Berperawakan tinggi, dengan penampilan yang biasa saja, berpendidikan jurusan arsitektur dari UPB, dan belum pernah merasakan di dunia proyek, untuk kegiatan sehari-harinya dia bekerja di dunia pemerintahan, dalam mengisi waktu luang dia gemar melukis dan menulis untuk meredakan penyakitnya yang di alami yaitu penyakit virus kegalauan, dan ingin mencari pasangan hidup untuk semasa hidupnya. Dengan kehadirannya dia membawa berbagai mimpi, dan meski bersikeras menjajaki di kehidupan yang penuh dinamika, harapannya ingin menemukan sesuatu bukan lagi tentang kebahagiaan melainkan "Ketenangan", dan ingin menunjukan kepada dunia sebenarnya dia mampu menjalani kehidupan dalam ketenangan, garis besarnya "Hidup lebih baik lagi".
Ini adalah kisahnya dalam bertualangan kehidupan yang di penuhi dinamika dalam mencari harta karun yang berisikan "Ketenangan". Namun lebih dari itu, ini adalah kisah dalam membentuk jati diri, serta apa yang benar-benar diinginkannya. Bahwa tidak semua yang kita harapkan dapat berjalan sesuai keinginan. Bahwa terkadang kita jatuh dan terluka.
"Kata ku dari hati bukan pikiran" ini adalah kata yang dia tanamkan di dalam mindsite, terkadang perkataan tidak mau mengikuti dari hati melainkan ucapan yang di pikirkan. Kaya perihalnya "Dunia yang tak bisa kita genggam", kita berpikir keras bahwa kita tak selamanya berpetualang di dunia yang penuh dinamika, melainkan dimana kita berpetualangan di kehidupan mencari ke barokahan menuju sang pencipta.
Saya bocorkan sedikit tentang gambaran isi buku ini yah...
"Menemukan Untuk Apa Aku Hidup?, Kepada Siapa Aku Kembali? Dan Bagaimana Aku Seharusnya Berjalan Di Atas Bumi?"
Ini adalah kisah saya dalam bertualangan kehidupan yang di penuhi dinamika dalam mencari harta karun yang berisikan "Ketenangan". Namun lebih dari itu, ini adalah kisah dalam membentuk jati diri, menemukan untuk apa aku hidup?, Kepada Siapa Aku Kembali? Dan Bagaimana Aku Seharusnya Berjalan Di Atas Bumi?
Seringkali aku bertanya kepada diriku sendiri dalam perihal "jati Diri" apakah jati diri di bentuk ataukah mencari, orang tua pernah berkata "keluarlah untuk menemukan jati diri" disinilah aku belum memahami tentang jati diri dan belum menemukan jawaban untuk diriku sendiri dalam petualangan kehidupan ini untuk selebihnya tunggu rilis yah...
Terimakasih untuk semua sobat literasi...
